Bagian Satu: Hidup
1998 merupakan tahun dimana aku dilahirkan ke dunia nyata. Saat itu aku mempunyai dua orang kakak laki - laki. Aku tidak tahu apakah mereka benar - benar hidup atau tidak. Jangankan kakak - kakakku, aku juga tidak tahu apakah aku benar - benar hidup di dunia nyata. Aku terlahir dengan kedua mata yang indah, dengannya aku jamin kalian akan melihat gambaran bumi yang aneh. Tahun 98 merupakan tahun yang sangat berat bagi keluargaku, terutama ayah. saat itu ia harus meninggalkan rapat promosi jabatannya untuk melihatku dilahirkan ke dunia ini. Baginya kenaikan jabatan bukanlah suatu hal yang menarik dibanding melihat mataku terbuka. Sejak aku melihat ayah untuk pertama kalinya, maka sejak itulah aku tahu bahwa ia bukan orang yang tepat untuk masalah agama. Walaupun demikian, ia tetap menyanggupi untuk mengumandangkan azan tepat disamping telingaku dengan suara datar nan tak bernada. Bahkan suaranya tak mampu untuk merubah ekspresi wajahku saat itu. Tapi tentu saja hatiku tet...